Perumpamaan orang beriman itu bagaikan lebah. Ia makan yang bersih, mengeluarkan sesuatu yang bersih, hinggap di tempat yang bersih dan tidak merusak & mematahkan (yang di hinggapinya).
(HR. Ahmad, Al-Hakim dan Al-Bazzar).
(HR. Ahmad, Al-Hakim dan Al-Bazzar).
Perumpamaan indah itu diberikan oleh Rasulullah kepada orang-orang shaleh yang mengisi kehidupannya dengan kebajikan,
sehingga bisa memberikan manfaat kepada orang-orang disekitarnya. Coba lihat perilaku lebah, dia hinggap di bunga untuk
menghisap madunya dan juga membantu penyerbukan bunga tersebut. Madu yang dihasilkan oleh si lebah ini sangat bermanfaat
bagi manusia. Uniknya lebah tidak membuat kerusakan pada bunga yang dihinggapinya, tapi bila diusik, mereka tidak akan
merasa segan-segan menyengat siapa atau apa saja yang mengganggunya. Bukanlah hal yang sulit untuk menjadi seperti lebah,
yang memberikan manfaat dimanapun kita berada. Yang terpenting adalah kemauan untuk memberikan yang terbaik.
sehingga bisa memberikan manfaat kepada orang-orang disekitarnya. Coba lihat perilaku lebah, dia hinggap di bunga untuk
menghisap madunya dan juga membantu penyerbukan bunga tersebut. Madu yang dihasilkan oleh si lebah ini sangat bermanfaat
bagi manusia. Uniknya lebah tidak membuat kerusakan pada bunga yang dihinggapinya, tapi bila diusik, mereka tidak akan
merasa segan-segan menyengat siapa atau apa saja yang mengganggunya. Bukanlah hal yang sulit untuk menjadi seperti lebah,
yang memberikan manfaat dimanapun kita berada. Yang terpenting adalah kemauan untuk memberikan yang terbaik.

0 komentar:
Posting Komentar